Sabtu dini hari pukul 0:40 tulisan ini
saya postingkan saya mau menceritakan tentang cerita hari ini. Hampir mirip
cerita sebelumnya kami memulai aktifitas banguntidur dengan membersikan tempat
tidur sama seperti yang diajarkan oleh guru-guru Sd terdahulu untuk meraikan
sebelum beraktifitas. Pagi tadi jumat tanggal 12 saat kami bangun tidur saya
mendapati hanya bangun berdua bersama sahabat saya budi saya melihat sahabat
saya yang satunya sudah pergi.
Maklum sahabat saya bobi orangnya
disiplin meskipun beliau begadang semalam tapi tidak menghintikan untuk tetap
beraktifitas di pagi hari. Oke kembali lagi ke cerita saya hari ini saat sudah
bagun tidak lupa kami membersikn kamar koskosan maklum kami bertiga kuliah
merantau di kota palembang, desa saya dengan bobilah yang berdekatan sedangkan
budi lumayan jauh untuk jalan yang rata-rata desa indonesia lumayan hancur,
jarak antara desa saya dan bobi kira 3 jam dari pusat kota palembang sedangkan
budi hanya 1 jam. Hari ini kami kedatangan tamu bisa dikatakan teman dekat
saya. bernama tantri dan rita mereka sangat baik pagi ini saja mereka
membelikan makanan untuk saya dan budi muklum anak kos jadi sering minta. Tapi
sifat manusia kalau ada yang di beri pasti ada imbalan, nah imbalannya adalah
motor saya mereka pakai. berhubungan yang ada motor hanya saya dengan bobi jadi
hari ini kami hanya terdiam di koskossan. Yang membuat saya kesal sebelum
memakai motor tamu tadi yang bernama tantri melempar hp saya kelantai reflek
saja saya langsung menendang bagian pinggang, sontak tantri langsung terdiam
dengan wajah yang pucat, saya berpikir agak terlalu berlebihan. Maklum saya
orangnya emosian. setelah saya tentang mereka bergegas pulang
meninggalkan kami berdua, saya merasa bersalah sampai-sampai kepikaran tapi
tidak berani meminta maaf. maklum cowokkan gengsi, seharian di koskosan rasanya
muak ibarat makan udah mau muntah. Seharian hanya bisa nontoton film liatin
burung dan mikirin Ppl yang sebentar lagi akan di hadapi gitu-gitu aja gak ada
kemajuan. Sekitar pukul 16 : 30 mata sudah menunjukkan gelagat ngantuk jadi
saya putuskan untuk tidur sejenak. Pukul 19 saya bangun tidak lama bngun bobi
sudah pulng dari tempat pamannya saat ditanya katanya ngelisan paman belajar
mengemudi saya jawab oiyalah berselang beberaapa jam tamu saya yang siang tadi
minjam motor datang balikin motor saya tadi.
Saat saya tanya dengan siapa dia jawab
sendiri saya tawarin untuk dianter pulang dianya gak mau, pikir saya gak
mungkin cewek sendiri nganterin motor pasti di anterin cowok alesannya aja gak
mau di anter. Motor saya dateng saya bergegas dengan budi untuk mengecek siapa
yang berbarangan dengan cewek tadi ( tantri ) saat saya kejar udang ilang jauh,
jadi saya putuskan untuk ketempat nenek mengunjungi rumah di kebun bunga
sekitar 5 menit dari kosan saya. Saat datang ketempat nenek terlihat lampu
rumah mati debu menyelimuti lantai kelihatan sudah satu minggu tidak di sapu.
segera saja saya menyuruh budi masuk untuk menghidupkan lampu rumah udah
keliatan seperti rumah hantu, sedangkan saya menghampiri rumah di samping rumah
nenek yang juga masih ada ikatan keluarga. Saya tanyakan dimana bibik saya
respon saja di menjawab tidak tahu. Pangjang cerita kami bersama ternyata bibik
saya kabur dari rumah kira- sudah dua minggu semenjak saya ada konflik dengan
beliau. Saya merasa bersalah membuat beliau jadi pergi dari rumah. saya juga
sempat tinggal di rumah itu menjak konflik jadi saya memutuskan untuk mengekos
dengan tiga sahabat saya tadi bobi dengan budi. Tidak lama berselang kami
pulang ke kosan dan cerita kembali datang ke kosan main gitar ngopi dan
bercerita bersama sahabat sambil mengisi kekosongan hati. tidak lama beranjak
datang teman saya waktu SMA teman budi juga kami berbincang-bincang sampai
dengan saya menuliskan cerita di blok saya hari ini. ok terima kasih sudah
membaca blok saya ceritanya sampai besok :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar